Mengapa Perlu Menggabungkan Saldo?
Setiap kali seseorang berganti pekerjaan dan didaftarkan oleh perusahaan baru, sistem BPJS Ketenagakerjaan kadang membuat nomor KPJ (Kartu Peserta) baru — terutama jika data tidak terdeteksi otomatis. Akibatnya, saldo JHT tersebar di beberapa nomor KPJ yang berbeda.
Jika tidak digabungkan, risiko yang muncul adalah saldo di KPJ lama terlupakan dan tidak termasuk saat klaim. Penggabungan memastikan seluruh saldo terakumulasi dalam satu nomor aktif.
Cek dulu: Tidak semua orang memiliki lebih dari satu KPJ. Cek di aplikasi JMO atau Call Center 175 apakah Anda memiliki lebih dari satu nomor kepesertaan yang terdaftar atas nama NIK Anda.
Cara Menggabungkan KPJ (Penggabungan Saldo)
Penggabungan saldo dari beberapa KPJ harus dilakukan di kantor BPJS Ketenagakerjaan — tidak bisa dilakukan secara online melalui JMO atau website.
Kumpulkan Semua Nomor KPJ yang Dimiliki
Cari di kartu peserta lama, dokumen dari perusahaan sebelumnya, atau tanyakan ke Call Center 175 dengan menyebutkan NIK — petugas dapat menelusuri semua KPJ yang terdaftar atas nama Anda.
Siapkan Dokumen
Bawa KTP asli, semua kartu KPJ yang dimiliki, dan Kartu Keluarga jika diminta.
Datang ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan
Ambil nomor antrian dan sampaikan keperluan: penggabungan nomor KPJ atau penggabungan saldo dari beberapa kepesertaan.
Petugas Melakukan Verifikasi dan Penggabungan
Petugas akan memeriksa semua nomor KPJ yang terdaftar atas NIK Anda di sistem, kemudian menggabungkan saldo ke satu nomor KPJ aktif yang dipilih.
Konfirmasi Saldo Gabungan
Setelah penggabungan, cek saldo di JMO untuk memastikan seluruh saldo dari KPJ lama sudah masuk ke KPJ aktif.
Berapa Lama Proses Penggabungan?
Proses penggabungan di kantor biasanya dapat diselesaikan dalam 1 hari kerja. Namun untuk kasus dengan banyak KPJ atau jika ada data yang perlu direkonsiliasi terlebih dahulu, bisa memakan waktu hingga beberapa hari kerja.
Apakah Saldo Lama Bisa Hilang jika Tidak Digabung?
Secara teknis tidak hilang — saldo tersimpan di sistem BPJS dan tetap bisa diklaim menggunakan nomor KPJ lama. Namun dalam praktiknya, banyak orang lupa nomor KPJ dari pekerjaan lama dan akhirnya tidak mengklaim saldo tersebut.
Menggabungkan KPJ ke satu nomor aktif adalah praktik terbaik agar semua saldo terpantau di satu tempat dan tidak ada yang terlewat saat klaim.
Pindah Kerja Tapi KPJ Sudah Sama — Apakah Perlu Digabung?
Sejak sistem BPJS Ketenagakerjaan diperbarui, jika NIK Anda terdeteksi sudah terdaftar sebelumnya, perusahaan baru seharusnya menggunakan KPJ yang sama. Dalam kasus ini tidak ada penggabungan yang diperlukan — saldo langsung terakumulasi di satu KPJ.
Untuk memastikan, cek di JMO apakah nama perusahaan sebelumnya dan sekarang muncul dalam satu riwayat kepesertaan, atau apakah ada dua profil kepesertaan yang berbeda.